Nadiem: Proses keluar dari pandemi dengan kolaborasi

Nadiem-Proses-keluar-dari-pandemi-dengan-kolaborasi

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim mengumumkan bahwa proses pemulihan dari pandemi membutuhkan kerja sama. Untuk itu, kegiatan kerjasama antar negara seperti WINNER 2021 (Pekan Pendidikan dan Penelitian Indonesia Belanda) dapat mendorong proses ini.

Nadiem-Proses-keluar-dari-pandemi-dengan-kolaborasi

Pernyataan tersebut disampaikan Nadiem melalui pembukaan WINNER 2021

yang ia ikuti secara virtual kemarin pada Selasa, 26 Oktober 2021.

“Proses keluar dari pandemi membutuhkan kolaborasi. Saya senang kerja sama ini akan terus berlanjut meski dalam situasi pandemi,” kata Nadiem.
Baca juga:
Nadiem Makarim: Anggaran MBKM tahun depan naik tiga kali lipat

Menurutnya, sistem pendidikan di Indonesia juga sudah mulai menerapkan kerjasama lintas sektor. Dari guru dan orang tua hingga melibatkan industri dalam melaksanakan program, Nadiem juga menunjukkan bahwa semua sektor perlu bekerja sama untuk mencapai tujuan di masa-masa sulit seperti ini. Baik itu sektor swasta atau sektor publik.

“Guru dan orang tua juga membutuhkan kolaborasi yang lebih kuat untuk mendukung pendidikan generasi berikutnya. Sektor Kemendikbud juga bangkit untuk bekerja sama dengan berbagai sektor melalui program Merdeka Belajar,” ujar Nadiem.

“Untuk mendukung lingkungan belajar, sekolah bekerja sama dengan komunitas non-pemerintah untuk memobilisasi program organisasi,” tambahnya.

Nadiem menambahkan, pihaknya juga menggandeng industri untuk memasukkan SMK

ke dalam kurikulum perguruan tinggi. Bahkan tidak jarang perguruan tinggi di Indonesia juga bekerjasama dengan industri dalam hal penelitian.

“Kami juga melibatkan peran aktif industri untuk berpartisipasi dalam pengembangan SMK dan kurikulum perguruan tinggi. Perguruan tinggi di Indonesia juga melakukan kerjasama penelitian antara perguruan tinggi dengan sektor industri,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Dirjen Dikti, Riset dan Teknologi Nizam juga mengatakan bahwa diperlukan pemikiran yang holistik dalam menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, kerjasama memainkan peran penting.
Baca juga:

Perjanjian Anglo-Belanda 1814: Penyerahan Hindia Belanda dari Inggris ke Belanda

“Dibutuhkan dua orang untuk tango (kedua belah pihak harus mau terlibat). Anda harus bersama untuk menyelesaikan masalah. Gunakan pola pikir disiplin yang berpikir secara holistik. Semakin holistik, semakin besar cakupan yang dicapai,” kata Nizam.

Sedikit informasi: WINNER merupakan acara tahunan berbasis online yang berfokus pada kerjasama akademik

antara Belanda dan Indonesia. Kerjasama ini merupakan inisiatif bersama Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Nuffic Neso Indonesia, Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI), Badan Penelitian dan Inovasi Nasional (BRIN), Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda (KNAW) dan Penelitian Belanda. Dewan (NWO).

Kegiatan ini akan berlangsung mulai hari ini 26/10/2021 hingga 28 Oktober 2021. Tahun ini mengangkat tema Innovation for the Sustainable Development Goals: Education and Research Cooperation for the Future.

Baca Juga:

nac.co.id
futsalin.id
evitdermaclinic.id
kabarsultengbangkit.id
journal-litbang-rekarta.co.id
jadwalxxi.id
gramatic.id
tementravel.id
cinemags.id
streamingdrama.id
snapcard.id
katakan.id
cpdev.id

About Aldi 182 Articles
TERUSLAH BERUSAHA PANTANG MENYERAH