Cibulan: sejarah, tiket masuk, lokasi

Cibulan-sejarah-tiket-masuk-lokasi

Ada lagi perasaan liburan saat liburan di Cibulan, yaitu berenang bersama putri duyung. Ya Pengalaman liburan ini hanya tersedia di sini.

Cibulan: sejarah, tiket masuk, lokasi

Tempat wisata ini memang terkenal dengan ikan dewa sebagai daya tarik utamanya. Ikan bandeng di sini merupakan jenis ikan endemik yang dianggap keramat oleh masyarakat Jawa Barat, khususnya Kuningan.

Cibulan-sejarah-tiket-masuk-lokasi

Orang Kuningan percaya bahwa ikan dewa ini adalah jelmaan prajurit Prabu Siliwangi. Dan kolam ini merupakan habitat dari ikan mas.

Sekilas Tentang Wisata Cibulan Kuningan

Pemandian ini sudah ada sejak tahun 1850-an. Bisa dibilang tempat ini merupakan tempat permandian tertua di kawasan Kuningan.

R.A.A. Mohamad Achmad selaku Bupati Kuningan pada tahun 1939 adalah sosok yang meresmikan tempat wisata di Cirebon ini. Pemandian ini diresmikan pada 27 Agustus 1939.

Ternyata kolam atau pemandian ini bukan satu-satunya pemandian di Kuningan. Ada tiga pemandian lain di Kuningan yang juga berfungsi sebagai tempat rekreasi.

Tiga tempat rekreasi tersebut antara lain Kolam Linggarjati, Kolam Cigugur, dan Kolam Darma.
Sejarah Cibulan

Menurut cerita warga desa Maniskidul, ikan dewa yang hidup di kolam ini dulunya adalah tentara pemberontak Prabu Siliwangi. Kemudian mereka mendapat kutukan dari Prabu Siliwangi di Ikan.

Dikatakan bahwa jumlah ikan dewa ini tidak bertambah atau berkurang dari dulu hingga sekarang.

Ketika kolam itu dikosongkan, ikan dewa ini secara ajaib tidak terlihat di kolam. Namun ketika kolam itu kembali terisi air, ikan-ikan dewa itu terlihat lagi.

Karena dianggap keramat, tidak ada satu pun warga yang berani mengambil atau bahkan mengganggu ikan mas ini.

Ada dua kolam di area resor ini. Kolam pertama berukuran 35×15 meter persegi dengan kedalaman sekitar 2 meter.

Sedangkan kolam kedua berukuran 45×15 meter persegi dengan kedalaman 60 cm dan 120 cm.

Ikan bandeng yang menghuni kedua kolam ini berwarna abu-abu agak kehitaman. Ikan jenis ini memiliki nama latin Tor douronensis atau Kancra Bodas.

Tentu saja jenis ikan ini tidak sama dengan jenis ikan yang menghuni Umbul Ponggok, Klaten yang identik dengan warna mencolok. Hal ini juga sangat berbeda dari segi ukuran saja.

Ukuran godfish ini sangat bervariasi. Ukuran terkecil hanya 20 cm sedangkan ukuran terbesar bisa mencapai 1 meter.
Tiket Masuk Wisata Cibulan

Wisata Pemandian Cibulan

Untuk memasuki kawasan objek wisata ini, setiap pengunjung harus melalui loket untuk membeli tiket masuk. Tentu saja, ada biaya masuk yang berbeda untuk hari kerja dan akhir pekan.

Perbedaan harga tiket juga berlaku untuk dewasa dan anak-anak.

Selain biaya pembelian tiket, pengunjung juga harus membayar biaya parkir kendaraan bagi yang membawa kendaraan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai tiket terbaru dan biaya parkir kendaraan, lihat informasi di bawah ini:
Pembalasan Tarif
Tiket Dewasa – Hari Kerja Rp 20,000.00
Tiket anak – weekday Rp 18.000,00
Tiket Dewasa – Akhir Pekan Rp 22.000,00
Tiket anak – akhir pekan Rp20,000.00
Parkir motor Rp 3.000,00
Parkir Rp 5,000.00
Parkir Bus/Elf Rp 25.000.00

Tiket masuk dan biaya parkir kendaraan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan manajemen. Anda bisa menggunakan informasi ini sebagai referensi sebelum Anda memutuskan untuk berlibur ke sini.
Tempat Wisata Cibulan

ciuman Kuba

Objek wisata kolam dan pemandian ini menawarkan atraksi yang cukup menarik bagi pengunjung.

Beberapa di antaranya berenang bersama ikan dewa, memberi makan ikan dewa, bermain wahana dan masih banyak lagi yang lainnya.

Untuk informasi selengkapnya, silakan baca ringkasan di bawah ini:
Berenang bersama Ikan Dewa

Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri karena sebagian besar pengunjung yang datang ke sini sangat penasaran dengan ikan dewa ini.

Anda dan pengunjung lain bahkan bisa melihat dari dekat dan jelas dengan berenang di kolam yang sama. Jangan khawatir, semua godfish di dua kolam ini adalah ikan jinak.

Jika Anda beruntung, ikan bandeng ini akan mencium pipi Anda.
Beri makan ikan Tuhan

Kegiatan seru lainnya selain berenang dan bertemu langsung dengan penghuni kolam adalah memberi makan ikan-ikan dewa yang ada di kolam.

Makanan yang diberikan bukanlah makanan sembarangan melainkan apel merah yang konon merupakan makanan favorit ikan dewa ini.
Kunjungan ke Tujuh Sumur

Di salah satu sudut kolam terdapat situs yang juga disakralkan. Situs tersebut merupakan sumur purbakala yang disebut Sumur Tujuh.

Nama air mancur ini berasal dari anggapan bahwa air di air mancur ini terdiri dari 7 air yang berbeda

LIHAT JUGA :

paket liburan keluarga

Rental Mobil Jogja

About Aldi 253 Articles
TERUSLAH BERUSAHA PANTANG MENYERAH